Jalan ‘Neraka’ Ancam Nanas Jambi, Jokowi Perintahkan Ini

Mobil Presiden Jokowi Trabas Jalan di Jambi. (Tangkapan Layar Video/Agus Suparto)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah ‘berburu’ jalan rusak di Sumatra. Setelah Lampung, salah satu ruas yang ditinjau di Sumatra adalah ruas Jalan Batas Kota Jambi (Desa Tangkit) – Simpang Desa Sungai Gelam yang menjadi akses menuju kawasan Agrowisata Nanas di Desa Tangkit Baru, Sungai Gelam di Kabupaten Muaro Jambi.

Saat meninjau pada hari Selasa kemarin (16/5/2023), Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Presiden Joko Widodo mengatakan Jalan Batas Kota Jambi – Simpang Desa Sungai Gelam merupakan jalan https://evolutionoforganic.com/ produksi milik pemerintah daerah untuk mendukung pertanian buah nanas. Menurut Presiden Jokowi, ruas tersebut masuk kategori rusak berat yang harus segera dilakukan penanganan.

“Kita mulai perbaikan bulan Juli atau Agustus 2023. Tadi jalan kabupaten dan ini jalan provinsi yang juga akan diambil alih oleh Pusat untuk segera dikerjakan,” kata Jokowi, dikutip dari situs resmi Kementerian PUPR, Rabu (17/5/2023).

“Jalan logistik itu sangat penting sekali, jalan produksi itu sangat penting sekali, sehingga itu yang didahulukan, apalagi rusak parah harus segera dikerjakan,” tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, provinsi Jambi terdiri dari 9 kabupaten dan 2 kota dengan panjang jaringan jalan kabupaten lebih dari 10.000 km dengan kondisi rusak hampir separo atau 4.600 km.

Jalan provinsi sepanjang 1.030 km yang rusak 250 km (25%) dan jalan nasional 1.300 km dengan kondisi rusak 130 km.

“Itu berdasarkan data-data Kementerian PUPR. Data-data yang saya miliki juga berasal dari masyarakat dan tadi dikonfirmasi ke Pak Gubernur dan Pak Bupati. Yang terpenting adalah langkah-langkah perbaikan secepatnya dilakukan,” ujar Jokowi.

“Yang ini jalan provinsi ini juga akan diambil alih oleh pusat dan segera dikerjakan. Karena kalau ndak yang namanya jalan logistik itu penting sekali, yang namanya jalan produksi itu sangat penting sekali sehingga itu yang didahulukan sehingga rusak parah harus segera dikerjakan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Basuki mengatakan perbaikan jalan daerah itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah yang telah dikeluarkan oleh Presiden pada Maret 2023. Inpres Jalan Daerah bertujuan menangani jalan-jalan non-nasional yang rusak dan meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan APBN.

Ruas Jalan Batas Kota Jambi (Desa Tangkit) – Simpang Desa Sungai Gelam sepanjang 5,6 km merupakan salah satu ruas yang diusulkan untuk ditangani melalui Inpres Jalan Daerah pada TA 2023.

Selain ruas tersebut juga diusulkan jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yakni Jalan Parit Selamat-Kuala Mendahara sepanjang 9,7 km dan Jalan Tugu PMD-Jalan Poros Kuala Jambi menuju Jalan Jerambah Beton Kampung Laut sepanjang 8 km. Penanganan kedua ruas tersebut untuk mendukung hasil-hasil perkebunan seperti kelapa sawit, kopi liberika, dan kelapa dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*